Hari Libur dan Cuti Bersama GERDAL Jalan Terus

0
74

Sebagai langkah nyata dan komitmen untuk menjaga produktivitas hasil petani dari serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang saat ini menyerang yakni hama tikus, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Desa Kedungrejo hari ini Minggu (08-06-25) melakukan Gerakan Pengendalian (GERDAL) ‎ bertempat di ‎Kelompok Tani Perintis, ‎Desa Kedungrejo ‎Kecamatan Rowokangkung
‎dilahan ‎Komoditas Padi seluas 30 ha ‎varietas  Inpari 32 dan Inpari 50 ‎dengan umur 15 Hari Setelah Tanam (HST). Adapun ‎Luas serangan sebesar 1,2 Ha
‎dengan prosentase 11,88%

‎Pengendalian hari ini dilakukan secara Swadaya petanu kelanjutan dari GERDAL sebelumnya, kali ini menggunakan metode gropyokan bersama-sama menggunakan pompa Air dan jaring disepanjang saluran air irigasi juga pengemposan dengan belerang dengan ‎Luas Pengendalian 15 Ha, tutur Dwita Prasetyo Dewi selaku petugas POPT setempat, Alhamdulillah tadi di hadiri 25 orang petani dan dapat 240 ekor tikus, giat ini akan dilakukan berulang ulang setiap minggunya.

Dimintai komentarnya oleh media ini, Iskhak Subagio SE selaku ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko Kabupaten Lumajang mengapresiasi kinerja teman teman dan para petani yang dengan sangat aktif menyelesaikan permasalahan OPT tikus ini, seperti diberitakan sebelumnya ada 14 kecamatan di Kabupaten Lumajang Lumajang yang terindikasi ada serangan hama tikus dengan total areal yang diserang sebanyak 126 ha dengan tingkat serangan sebesar 0,035% dari total luas tanam.
Sudah setahun lebih GERDAL dilakukan tanpa henti demi menekan OPT ini, petugas bersinergi dengan petani, DKPP, KADIN bahu membahu kerja bareng sesuai porsinya, yang patut diacungi jempol GERDAL kali ini tidak memakai racun, hal ini dilakukan agar tidak membunuh burung hantu yang populasinya cukup signifikan tambahnya (MandaER)