Segera Terwujud Pasar Rakyat Dihunian Tetap Desa Sumbermujur Candipuro

Lumajang, –Gardanusantaranews, com/Didalam daya dan upaya untuk membangkitkan perekonomian warga-yang terdampak erupsi Gunung Semeru, pada 2021/2022 sebuah gagasan yang penuh inspiratif muncul dari Syafi’i, mantan Kepala Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Ia tengah membangun pasar rakyat khusus kuliner di kawasan Hunian Tetap (Huntap) – Hunian Sementara (Huntara), yang diberi nama Pasar Keluarga Baru Huntap-Huntara.

Saat ditemui awak media di lokasi pembangunan, Kamis pada hari kamis (09-10-2025), Syafi’i menjelaskan bahwa dirinya menjadi penggerak sekaligus penyandang dana utamanya dalam proyek tersebut,”

Ia memaparkan bahaw dirinyalah yang ingin mewujudkan sebuah roda perekonomian warga huntap.

Benar mas saya sedang mendirikan pasar rakyat di kawasan huntap-huntara. Saya beri nama pasar keluarga baru. Pasar ini akan menjadi pusat kuliner bagi warga relokasi, supaya ekonomi mereka bisa tumbuh,” terang,”Syafi’i.

Pasar ini dirancang sebagai sentra kuliner yang menyediakan berbagai makanan dan minuman khas Lumajang. Saat ini, sebanyak 24 unit kios berukuran 3,5 x 3,5 meter tengah dibangun. Menariknya, 21 di antaranya sudah dibooking oleh calon pedagang melalui kelompok masyarakat (pokmas) yang dibentuk langsung oleh Syafi’i sebagai inisiator proyek.

“Alhamdulillah, sudah banyak warga yang antusias. Dari 24 unit, 21 sudah dibooking. Pokmas yang kami bentuk membantu mengkoordinir agar semuanya dapat tertata dengan adil,” tuturnya.

Dengan dana Pribadi sebagai bentuk Pengabdian saya mas

Syafi’i memaparkan bahwa seluruh dana pembangunan pasar kuliner ini saya pakai dana pribadi, tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

“Anggaran pembangunan ini murni dari uang pribadi saya. Ini bentuk pengabdian saya, meskipun saya sudah tidak menjabat sebagai kepala desa lagi. Apalagi area huntap-huntara ini masih termasuk wilayah Desa Sumbermujur. Saya ingin masyarakat di sini bisa mandiri dan sejahtera,”ungkapnya.

Menurutnya, pasar kuliner ini akan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru bagi warga yang sebelumnya kehilangan mata pencaharian akibat bencana erupsi. Ia berharap, keberadaan pasar ini bisa menjadi magnet baru yang menghidupkan kawasan relokasi tersebut.

“Semoga pasar ini membuat kawasan huntap-huntara lebih ramai dan bergairah. Warga bisa punya tempat berjualan, dan ekonomi perlahan bisa tumbuh,” tambahnya.

Harapan untuk Dukungan Pemerintah

Syafi’i juga menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Perdagangan memberikan dukungan kepada para pelaku usaha kuliner di pasar tersebut.

“Saya berharap pemerintah daerah bisa memberikan atensi, misalnya lewat bantuan permodalan atau program pinjaman lunak seperti KUR dari perbankan. Itu sangat membantu para pedagang kecil di sini,” ujarnya.

Pembangunan pasar rakyat “Keluarga Baru” ini ditargetkan selesai dalam waktu satu minggu ke depan, sehingga para pedagang sudah bisa mulai berjualan dan memanfaatkan fasilitas yang disediakan.

Di akhir perbincangan, Syafi’i juga meminta dukungan media agar membantu menyebarkan informasi positif tentang inisiatif ini.

“Saya mohon bantuan teman-teman media untuk ikut mempublikasikan kegiatan ini, supaya masyarakat tahu dan bisa ikut mendukung kebangkitan ekonomi warga huntap-huntara,”

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, langkah Syafi’i ini menjadi contoh nyata bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak pernah berhenti meskipun sudah tidak menjabat sebagai kepala desa, dengan jiwa yang besar meskipun sering diterpa isu-isu miring.tutupnya(Djk.P)