Lumajang Gardanusantaranews,com/Bareskrim Polri turun langsung ke lokasi tambang pasir milik CV DPS di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (04-03-2026).
Menurut Informasi yang kami terima dari narasumber menjelaskan,bahwa beberapa armada /kendaraan pengangkut pasir nampak tersegel menggunakan garis polisi line.
Didalam video singkat yang kami dapatkan didokumentasikan oleh warga, memang terlihat beberapa armada terparkir dengan terlilit garis pembatas mengelilinginya.
Ada dalam rekaman tersebut,seoarng pria berteriak menyampaikan jadi korbannya, sementara kamera menyorot ke arah sejumlah kendaraan dan lokasi sekitar pertambangan milik Duta pasir Semeru sudah tersegel.
Dalam video itu juga tampak dua pria berada di antara deretan kendaraan.
Satu orang berjalan sambil melihat ke arah kamera, sementara seorang lainnya berdiri tegap mengenakan kacamata hitam dan topi, diduga petugas kepolisian.dari mabes polri.
Selain adanya video,yang telah beredar luas ada pula foto yang memperlihatkan sejumlah orang duduk di teras Sektor Polsek Candipuro.
Mereka para drever angkutan yang kemungkinan akan dimintai keterangan terkait aktivitas tambang tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kedatangan tim Bareskrim.
Namun saat dikonfirmasi, Kapolsek Candipuro, AKP Lugito, membenarkan adanya informasi tersebut.
Betul infonya begitu,” jawaban singkat saat dihubungi melalui sambungan seluler.
Saat ditanya lebih lanjut, AKP Lugito enggan memberikan penjelasan secara detail. Ia menyebut hal itu menjadi kewenangan tim yang turun langsung ke lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya, kedatangan Bareskrim Mabes Polri diduga berkaitan dengan aktivitas penambangan tersebut yang diduga berada di luar titik koordinat yang telah berizin. (Djk.P)















