Tradisi Sedekah Bumi di Dusun Klitik: Wujud Syukur, Spiritualitas, dan Gotong Royong Pemuda

0
77

Garda Nusantara news Pasuruan – Ratusan warga Dusun Klitik, Desa Ampelsari, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, tumpah ruah dalam momen sakral Sedekah Bumi dan Sholawatan bersama jam’iyyah Arriyadl yang digelar pada Jumat Legi (18/07/2025), bertepatan dengan peringatan bulan Suro, 1 Muharram 1446 H.

Kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki dari bumi dan bentuk permohonan keselamatan kepada Allah SWT. Nuansa religius begitu terasa, terlebih dengan hadirnya para habaib, ulama, dan tokoh masyarakat setempat.

Yang menarik, acara tahun ini dikemas lebih rapi dan semarak berkat keterlibatan aktif para pemuda yang tergabung dalam Organisasi Arek Klitik (OSAKI). Mereka berperan besar mulai dari perencanaan, teknis pelaksanaan, hingga pengamanan jalannya acara.

Iwon Suryo, perangkat Desa Ampelsari, mengapresiasi kinerja OSAKI dan seluruh elemen warga:

“Kami bangga dan bersyukur, acara ini menjadi bukti bahwa gotong royong masih hidup. Terima kasih kepada semua pihak, khususnya pemuda OSAKI.”

Sementara itu, tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi Partai Demokrat, H. Ahmad Baroza (Bambang Yuliantoro Putro), menegaskan nilai yang terkandung dalam tradisi ini:

“Sedekah bumi bukan hanya adat. Ini sarana penguatan spiritual, sosial, dan budaya. Harus dijaga dan diwariskan.”

Puncak acara ditandai dengan doa bersama dan pembagian tumpeng serta hasil bumi kepada masyarakat—simbol bahwa kebaikan harus dibagikan bersama. Harapannya, tradisi ini terus menjadi ruang konsolidasi sosial dan spiritual warga serta bukti cinta pada kearifan lokal.(Zainul)