Garda Nusantara | Dinas Sosial Kabupaten Pemalang melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Triyatno Yuliarso terus meningkatkan pengembangan ekonomi masyarakat melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE).
Kepala Bidang PPPA Triyatno Yuliarso, mengungkapkan program KUBE dengan definissi adalah kelompok masyarakat miskin yang membentuk usaha bersama untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga, dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan, msngembangkan usaha,meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial para kelompok. “ungkapnya.

KUBE bukan hanya sekedar memberikan bantuan modal, namun ini adalah program yang memberikan edukasi untuk peningkatan kapasitas masyarakat, disini masyarakat dilatih untuk bisa mengolah, memproduksi hingga memasarkan produk. “kata Triyatno. Senin ( 23/6/25).
Salah satu contoh inovasi lokal yang dihasilkan melalui program KUBE adalah Pengolahan limbah kulit nanas menjadi pupuk organik cair dan padat yang dinamakan ” Tennas”.
Inovasi ini digagas oleh salah satu masyarakat Siti Rohamah penyuluh pertanian di Kacamatan Belik.
Siti Rohamah mengatakan ” waktu itu banyak limbah kulit sampah di pasar, agar tidak menjadi sampah Siti Rahamah berinisiatif membuka pelatihan bersama kelompok tani untuk cara membuat pupuk organik dari limbah kulit nanas. “
Sekarang ini Belik mampu memproduksi pupuk organik yang terbukti dan teruji manfaatnya. “tambahnya.
Kulit nanas yang dulunya merupakan limbah kini diolah bisa menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomis, tentunya dengan dukungan dan legalitas juga diperkuat melalui lintas sektor dinas terkait.
Saat ini telah terbentuk 79 kelompok KUBE di berbagai wilayah di Kabupaten Pemalang,dan setiap kelompok menyesuaikan jenis usahanya dengan potensi lokal yang ada, baik dari sektor pertanian, peternakan, maupun pengolahan hasil bumi.
Triyatno Yuliarso berpesan agar program ini bisa berjalan dan menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat berbasis komonitas,serta dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Pemalang. “pesannya.
(des)


