SPPG Sukorejo Kunir Tak Perlu di Ragukan Terkait Menu Yang Disajikan

0
49

Lumajang,–Gardanusantaranews,com/Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yang terletak didapur Sukorejo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, yang berada di bawah naungan Yayasan Berlian Berkah Jaya, terus meningkatkan mutu dan menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemenuhan gizi peserta didik. Selama berjalan dalam tiga bulanan mulai beroperasi, SPPG ini telah melayani 3.187 penerima manfaat dari 33 sekolah, mulai jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA/MA.

Kemudian Selaku Kepala SPPG Dapur Sukorejo Kunir, Vicka Anjana Alfaroh, menyampaikan bahwa selama proses pelayanan, mulai dari perencanaan menu hingga distribusi makanan, telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Bahkan, SPPG ini telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sejak 31 Desember,(2025) sebagai bukti kelayakan dan keamanan pangan yang akan disajikan.”terangnya.

“Begitu pula dengan ahli gizi yang adanya, menyusun menu untuk satu minggu, kemudian kami evaluasi bersama. Setelah disetujui, lalu kami rapatkan lagi dengan juru masak agar menu tersebut tetap sesuai standar gizi namun juga realistis dalam proses pengolahan. Jika sudah sesuai speck baru diajukan ke biro pengadaan,” tutur,Vicka.

Iklan

SPPG Dapur Sukorejo Kunir didukung oleh tenaga profesional, di antaranya Anisa Maesaroh, ahli gizi lulusan Politeknik Negeri Jember (Polije), Tantri sebagai akuntan, serta Arif Sulistyo selaku Asisten Lapangan (Aslap).kecamatan kunir.

Arif Sulistyo memaparkan bahwa koordinasi dengan pihak sekolah, khususnya PIC dan guru UKS, berjalan dengan seirama. Disetiap makanan yang datang wajib dan harus melalui uji organoleptik sebelum dikonsumsi siswa, meliputi pemeriksaan rasa, warna, aroma, dan bentuk makanan sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

Iklan

“Jika ada temuan di lapangan, baik terkait menu maupun kualitas, komunikasi langsung kami lakukan dengan pihak sekolah. Alhamdulillah koordinasi dengan sekolah, masyarakat sekitar, hingga pemerintah desa dan Forkopimcam berjalan baik,” paparnya.

Salanjutnya dalam Pendistribusian makanan dilakukan menggunakan dua armada, dengan pengiriman dimulai sejak pukul 07.00 WIB untuk PAUD dan TK, disusul SD, hingga SMA yang memiliki jam pulang lebih siang. Hingga saat ini, menurut Vika, tidak ada keluhan serius dari siswa, selain porsi nasi yang terkadang dirasa kurang karena lauk yang dinilai enak.

Meski secara pelayanan dan standar gizi telah terpenuhi, masih terdapat catatan dalam pandangan kami yang perlu mendapat perhatian, khusus yakni kondisi halaman depan SPPG yang terlihat penuh dengan genangan air hujan yang butuh pembuangan.
Halaman SPPG Dapur Sukorejo Kunir yang masih memerlukan perhatian             

Pihak SPPG mengaku telah mengajukan permohonan untuk segera dapat perbaikan kepada yayasan, termasuk pembuatan saluran air dan penambahan urukan, namun masih dalam proses.

“Kami sudah sampaikan ke yayasan sejak awal. Saluran air sudah dibuat, namun memang masih perlu penambahan urukan agar tidak terjadi genangan,” kata Vika.

Dengan sertifikasi yang telah dikantongi serta sistem pelayanan yang terstruktur, SPPG Dapur Sukorejo Kunir dinilai layak dan siap terus mendukung peningkatan kualitas gizi peserta didik, sembari terus melakukan pembenahan pada sarana pendukung.yang dibutuhkannya(Djk.P)