Proses Deteksi Geolistrik, Pemkab Bojonegoro Temukan Tiga Potensi Sumber Mata Air Baru

0
60

BOJONEGORO – Melalui proses deteksi geolistrik, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menemukan tiga potensi sumber mata air baru. Hasil ini dilakukan bersama dengan Detasemen Peralatan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pal Kostrad) TNI AD.

Sumber air potensial pertama ditemukan di Dusun Bangle, Kecamatan Baureno, yang sudah dilakukan pengeboran pada kedalaman 60 meter dengan hasil air melimpah. Sementara itu, dua sumber air potensial lainnya saat ini masih dalam proses pengeboran. Sedang di Dusun Benet, Kecamatan Tambakrejo, progres pengeboran telah mencapai 50 persen dari target pengeboran 70-80 meter.

Di Dusun Ngantru, Kecamatan Ngasem, potensi sumber air baru masih dalam tahap pengecekan geolistrik untuk memastikan ketersediaannya. Sebelumnya, pengeboran mandiri juga telah dilakukan di Dusun Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, yang saat ini tengah dalam proses pemasangan instalasi pengaliran sumber air.

Secara bertahap, potensi sumber-sumber air baru yang ditemukan tersebut akan dialirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak kekeringan. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna menemukan sumber air tambahan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Pemetaan dan pengeboran lanjutan terus kita lakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek teknis dan lingkungan. Kita berharap inisiatif ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bojonegoro,” ujar Bupati Wahono, seperti dalam siaran tertulis Pemkab Bojonegoro, Senin (10/3/2025).

Upaya pemetaan dan pengelolaan sumber air ini merupakan langkah konkret Pemkab Bojonegoro dalam memastikan ketersediaan air bagi masyarakat, khususnya di daerah yang terdampak dan rawan kekeringan. Dengan adanya langkah strategis ini, Pemkab Bojonegoro berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan air di daerah yang membutuhkan, untuk mewujudkan Bojonegoro yang makmur dan membanggakan.(red/pim)