Wanita Muda di Randuagung Ditemukan Tidak BernyawaTanpa Busana

Lumajang – Gardanusantaranews,com/Seorang Wanita muda berinisial MTA (22), warga Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, ditemukan sudah tak bernyawa di dalam rumahnya pada Jumat (03-07-2026). Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dengan sejumlah luka di tubuhnya. Polisi kini menyelidiki kasus tersebut sebagai dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia/kehilangan nyawanya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketemukan sekira jam 10.00 WIB. Berdasarkan laporan kepolisian, saksi berinisial EA mendapat telepon dari AA yang meminta agar mengecek kondisi korban karena tidak dapat dihubungi.

Namun sesampainya di rumah korban, saksi mendapati pintu depan dalam keadaan tertutup akantetapi dalam Keadaan tidak terkunci. Pada saat masuk ke dalam rumahnya,dan memeriksa kamar belakang, saksi menemukan korban sudah tergeletak dalam keadaan telanjang. Saksi kemudian keluar rumah dan melaporkan penemuannya, tersebut kepada warga lainnya.

Setelah shalat Jumat, saksi bersama beberapa warga kembali mendatangi rumah korban dan menutupi tubuh korban dengan menggunakan selimut berwarna merah. Kemudian sekira jam 12.45 WIB, peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Randuagung.

Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Randuagung bersama petugas medis dari Puskesmas Randuagung langsung mendatangi lokasi kejadian. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Humas Polres Lumajang, IPDA Suprapto, menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan awal ditemukan sejumlah tanda yang mengarah pada dugaan adanya tindak kekerasan
terhadap korban.

“Dari hasil pengecekan awal pada
tubuh korban ditemukan luka pada jari tangan sebelah kiri. Korban
ditemukan dalam keadaan telanjang,
kemudian pada bagian leher terdapat kain celana yang terikat, serta mulut
korban disekap menggunakan kain.

Saat ini korban telah dibawa ke RSUD
dr. Haryoto Lumajang untuk dilakukan
autopsi atas permintaan pihak
keluarga,” Jelas IPDA Suprapto.(Djk.P)

Ia menambahkan, Satreskrim Polres Lumajang bersama Polsek Randuagung telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban dan mengidentifikasi pelaku.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *