Elegansi dalam Kebaya dan Batik, Simbol Komitmen Ketua Dekranasda Lumajang untuk Dorong Produk Lokal Naik Kelas

0
50

LUMAJANG – Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lumajang oleh Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Baschin, dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ruang Hayam Wuruk, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (7/3/2025) lalu.

Dengan anggun, Dewi Natalia tampil mengenakan kebaya yang dipadukan dengan batik khas Lumajang, mencerminkan kecintaannya pada produk lokal.

“Yang saya kenakan kemarin saat pelantikan dekranasda itu adalah produk kerajinan lokal, atasan pakai kebaya dan bawahan pakai batik Lumajang. Jangan malu pakai produk lokal,” ujar dia saat dikonfirmasi, Minggu (9/3/2025).

Sebagai Ketua Dekranasda yang baru, Dewi Natalia berkomitmen untuk menjaga eksistensi produk kerajinan Lumajang serta mendorong para pengrajin agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Menurutnya, Lumajang memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi kreatif, yang belum sepenuhnya tergarap maksimal.

“Lumajang bukan cuma kota pisang, tapi banyak ekonomi kreatif yang perlu dikembangkan. Semua tergantung bagaimana kita menangkap peluang,” ungkapnya.

Pernyataannya menegaskan bahwa dengan inovasi dan strategi pemasaran yang tepat, produk kerajinan Lumajang bisa memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Baschin mengapresiasi semangat para ketua Dekranasda kabupaten/kota yang baru dilantik.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Dekranasda, pemerintah daerah, dan para pelaku industri kreatif guna meningkatkan daya saing produk kerajinan.

“Untuk mewujudkan hal ini, tentu saya tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi dan kerja sama dari seluruh ketua Dekranasda kabupaten/kota di Jawa Timur,” ujar Arumi.

Ia optimistis bahwa dengan kerja sama yang solid, industri kreatif di Jawa Timur akan semakin berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan para pengrajin. Langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat branding produk-produk kerajinan daerah agar lebih dikenal luas.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Lumajang dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan memberdayakan pengrajin lokal agar lebih maju. Dengan kepemimpinan Dewi Natalia, harapan besar bertumpu pada Dekranasda Lumajang untuk menciptakan inovasi, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan kualitas produk agar lebih kompetitif di era digital. (red/bam)