Pemkab Sampang Kawal Proyek Relokasi RSUD dr. Mohammad Zyn untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

0
60

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten Sampang terus mengawal proyek relokasi RSUD dr. Mohammad Zyn sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sampang dan Pulau Madura.

Penjabat (Pj) Bupati Sampang, Rudi Arifianto, menjelaskan pentingnya proyek ini untuk menambah kapasitas pelayanan kesehatan, seperti jumlah tempat tidur, poli rawat jalan, rawat inap, IGD, serta layanan medis spesialis seperti kanker, jantung, saraf, dan urologi.

“Relokasi ini diperlukan untuk penambahan kapasitas pelayanan kesehatan, termasuk tempat tidur, poli rawat jalan, rawat inap, IGD, hingga layanan medis spesialis,” kata Rudi, seperti dikutip dalam laman Pemerintah Kabupaten Sampang, Minggu (26/1/2025).

Proyek relokasi RSUD dr. Mohammad Zyn diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp760,6 miliar, atau setara dengan 47,5 juta Dollar AS. Pendanaan diharapkan dapat direalisasikan melalui skema Penerusan Pinjaman Luar Negeri (PPLN) dengan dukungan dari pemerintah Korea Selatan melalui KEXIM Bank.

Salah satu langkah penting dalam proyek ini adalah digelarnya Kick Off Meeting untuk Studi Kelayakan (Feasibility Study) proyek relokasi RSUD dr. Mohammad Zyn yang berlangsung di Pendopo Trunojoyo. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sampang, serta sejumlah kepala Perangkat Daerah terkait.

Turut hadir dalam acara tersebut Profesor Nam Eun Woo, Project Manager dari University Industry Foundation Yonsei University Mirae Campus, bersama tim konsultan dari The Export-Import Bank of Korea (KEXIM) dan Economic Development Cooperation Fund (EDCF). Selain itu, juga hadir Wiwit Widodo dari Direktorat Pendanaan Bilateral Kementerian PPN/Bappenas RI, serta tenaga ahli PT Doresti Jaya, Nico Saputra.

“Kami berharap studi kelayakan ini dapat berjalan maksimal sehingga relokasi RSUD dr. Mohammad Zyn dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ini menandai dimulainya studi kelayakan sebagai bagian dari rangkaian proyek relokasi rumah sakit yang diharapkan akan menjadi fasilitas kesehatan modern dan representatif di masa depan. (red)