Tingkatkan Respons Bencana, BPBD Lumajang Perkuat Kolaborasi dengan BMKG dan BPBD Jatim

0
45

LUMAJANG – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang melakukan kunjungan kerja ke BPBD Provinsi Jawa Timur dan BMKG Stamet Kelas I Juanda pada Selasa (11/2/2025).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, dan bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta kerja sama dalam mitigasi, respons darurat, hingga pemulihan pascabencana.

“Kami ingin memperkuat koordinasi dengan BPBD Jatim dan BMKG Juanda agar informasi kebencanaan lebih cepat diterima dan direspons dengan tepat. Kabupaten Lumajang memiliki risiko bencana yang cukup tinggi, sehingga kerja sama ini sangat penting,” ujar Patria melalui keterangan pers yang diterima pada Kamis (13/2/2025).

Dalam kunjungannya ke BPBD Jawa Timur, rombongan BPBD Lumajang berkesempatan untuk mempelajari berbagai teknologi mitigasi bencana yang tersedia di Taman Edukasi Bencana.

Beberapa inovasi yang dipelajari antara lain:

Simulator gempa, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menghadapi guncangan gempa.
Sistem peringatan dini, yang memungkinkan deteksi bencana lebih cepat dan akurat.
“Kami melihat langsung bagaimana sistem peringatan dini bekerja dan bagaimana teknologi ini bisa diterapkan di daerah rawan bencana seperti Lumajang,” tambah Patria.

Rombongan melanjutkan kunjungan ke BMKG Stamet Kelas I Juanda. Di sana, mereka mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya data meteorologi dan klimatologi dalam mitigasi bencana.

“Data cuaca dan iklim sangat berpengaruh dalam langkah mitigasi. Dengan informasi yang akurat, kita bisa mengantisipasi potensi bencana lebih dini dan mengambil tindakan yang lebih tepat,” jelas Patria.

Melalui kunjungan ini, BPBD Lumajang berharap dapat memperkuat kerja sama dengan instansi terkait agar penanganan bencana di Lumajang semakin cepat, efektif, dan berbasis data yang akurat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah mitigasi yang kami ambil didukung oleh teknologi dan informasi yang tepat. Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa mengurangi dampak bencana secara signifikan,” pungkasnya.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan sistem mitigasi dan respons bencana di Kabupaten Lumajang semakin baik dan mampu memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat. (red)