Beranda blog

Kapolsek Kunjang Bersama BKTM Cek Langsung Ketahanan Pangan di Desa Balongjeruk

    0

    KEDIRI –Gardanusantaranews, com/Kapolsek Kunjang AKP Miftahudin, S.H. bersama Bhabinkamtibmas Desa Balongjeruk Bripka Fernanda melakukan kunjungan dan monitoring ketahanan pangan di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri.Minggu, 7/6/2026

    Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Kunjang dan BKTM menyambangi lahan pertanian warga, kelompok tani.

    Kapolsek Kunjang AKP Miftahudin, menyampaikan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan. “Kami ingin memastikan program ketahanan pangan di Desa Balongjeruk berjalan dengan baik. Kehadiran BKTM di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan motivasi dan pendampingan agar hasil panen maksimal,” ujarnya.

    Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Balongjeruk Brigpol Fernanda aktif berdialog dengan para petani. BKTM juga memberikan imbauan kamtibmas agar hasil pertanian warga aman dari gangguan pencurian maupun kerusakan.

    Kepala Desa Balong Jeruk Suripto, S.H. mengapresiasi kehadiran Kapolsek dan BKTM. “Kami berterima kasih kepada Polsek Kunjang yang selalu hadir mendukung petani. Sinergi seperti ini sangat kami butuhkan,” ucapnya.

    Kegiatan ditutup dengan pengecekan langsung kondisi tanaman dan diskusi bersama kelompok tani terkait kendala yang dihadapi di lapangan.

    Bhabinkamtibmas Sonorejo Intensifkan Pendampingan Petani Jagung, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

      0

      Kediri – Gardanusantaranews,com/Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Kediri Kota melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Aiptu Urida, yang melaksanakan pengecekan sekaligus memberikan edukasi kepada petani jagung di wilayah binaannya, Selasa (9/6/2026).

      Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB tersebut difokuskan pada pemantauan kondisi tanaman jagung yang telah memasuki usia sekitar dua bulan dan berada pada fase menjelang berbuah. Pada fase ini, tanaman membutuhkan perhatian khusus agar pertumbuhan dan hasil panen dapat optimal.

      Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Urida berdialog langsung dengan para petani terkait teknik perawatan tanaman, mulai dari pemupukan yang tepat, kecukupan pengairan, hingga langkah-langkah antisipasi serangan hama yang berpotensi mengganggu produktivitas tanaman jagung.

      Menurutnya, pendampingan yang dilakukan secara rutin merupakan bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional. Selain memberikan motivasi kepada petani, kegiatan ini juga bertujuan memastikan tanaman jagung yang sedang dibudidayakan dapat tumbuh sehat hingga masa panen.

      “Tanaman jagung yang memasuki fase generatif membutuhkan perawatan yang lebih intensif. Oleh karena itu, petani diimbau untuk memperhatikan kebutuhan pupuk, pengairan, serta melakukan pengendalian hama secara dini agar hasil panen nantinya maksimal,” ujar Aiptu Urida saat memberikan edukasi kepada petani.

      Melalui kegiatan pendampingan dan pemantauan secara berkelanjutan, diharapkan produktivitas pertanian jagung di Desa Sonorejo terus meningkat sehingga mampu mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

      Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa jajaran Bhabinkamtibmas akan terus hadir di tengah masyarakat untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk di sektor pertanian. Sinergi antara Polri dan petani diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

      Babinkamtibmas Polsek Bangil Dampingi Warga Tambakan Kembangkan Budidaya Lele di Pekarangan

        0

        PASURUAN – Gardanusantaranwes,com/Polisi melalui Bhabinkamtibmas Desa Tambakan terus mendukung program ketahanan pangan nasional dengan mendampingi warga dalam mengembangkan budidaya ikan lele di pekarangan rumah. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Citra Karya RT 05 RW 03, Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Senin (8/6/2026).

        Pendampingan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tambakan, Aiptu Suryadi, sebagai bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam kegiatan itu, polisi melakukan pemantauan sekaligus memberikan dukungan kepada warga yang memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya ikan lele.

        Aiptu Suryadi bersama warga setempat, Suryono, meninjau kondisi kolam budidaya yang saat ini menunjukkan perkembangan cukup baik. Selain pemantauan, mereka juga melakukan pembersihan kolam guna menjaga kualitas lingkungan budidaya agar tetap produktif dan mendukung pertumbuhan ikan secara optimal.

        Budidaya ikan lele tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menjadi sumber pangan bergizi bagi masyarakat sekitar. Pemanfaatan pekarangan rumah untuk kegiatan produktif juga dinilai dapat membantu meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa.

        Kapolsek Bangil, Kompol Ahmad Firman Wahyudi, SH, SE, menegaskan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

        “Semua ini langkah kami mendukung program pemerintah pusat dalam program ketahanan pangan demi kesejahteraan rakyat,” tegas Komol Ahmad.

        Melalui sinergi antara polisi dan masyarakat, program budidaya lele di pekarangan diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi maupun pangan bagi warga Desa Tambakan.
        Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.

        PERINGATAN HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA

        Cimahi,Gardanusantaranews,com/Senin(08/06/2026)
        Pemerintah Kota Cimahi memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, Senin (8/6/2026).

        Peringatan yang berlangsung di Lapangan Apel dan Aula Gedung A Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, kolaboratif, dan berkelanjutan.


        Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Cimahi menyerahkan santunan jaminan kematian kepada dua petugas penarik sampah dan satu pegawai outsourcing UPTD Pelayanan Persampahan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka dalam menjaga kebersihan kota.


        Selain itu, Pemerintah Kota Cimahi juga mencanangkan Tim Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Persampahan Tingkat RT atau PIC RT yang melibatkan ASN dari seluruh perangkat daerah. Tim ini akan melakukan pendampingan dan monitoring secara langsung kepada masyarakat melalui pendekatan door to door guna memperkuat budaya pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumbernya.


        Dalam amanatnya, Ngatiyana menegaskan bahwa persoalan lingkungan hidup saat ini tidak dapat dipisahkan dari persoalan perubahan iklim. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik menjadi salah satu langkah nyata yang harus dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.


        “Bekerja untuk iklim tidak cukup menjadi slogan. Kita harus mengubah cara mengelola lingkungan, mengurangi timbulan sampah, meningkatkan pemilahan dan daur ulang, serta memastikan seluruh kebijakan pembangunan memiliki perspektif keberlanjutan,” ujarnya.


        Ia menjelaskan bahwa Kota Cimahi saat ini menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah. Dengan produksi sampah mencapai sekitar 250 ton per hari, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan sampah dapat diselesaikan sejak dari sumber sebelum berakhir di tempat pemrosesan akhir.


        Kondisi ini semakin mendesak seiring rencana penghentian operasional TPA Sarimukti dalam waktu dekat. Untuk mengantisipasi dampaknya, Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat berbagai strategi pengurangan sampah secara terpadu, mulai dari mengoptimalkan fasilitas pengolahan sampah yang telah beroperasi, hingga memperluas edukasi dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.


        “Pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kami membangun kolaborasi melalui pendekatan pentahelix dengan melibatkan akademisi, dunia usaha, media, komunitas, dan masyarakat agar solusi yang dihasilkan lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Ngatiyana.

        Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan komitmen bersama dan surat kuasa perjanjian kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Kota Cimahi. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat edukasi, riset, inovasi teknologi, serta keterlibatan mahasiswa dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup dan persampahan.


        Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, menjelaskan bahwa salah satu program yang diperkuat dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini adalah Program Sekolah Sedekah Sampah yang merupakan bagian dari SERALIKOCI (Sekolah Ramah Lingkungan Kota Cimahi). Program tersebut melibatkan 94 sekolah di Kota Cimahi untuk mengumpulkan sampah anorganik bernilai ekonomis seperti botol plastik, kardus, dan kertas yang masih dapat didaur ulang.


        Menurutnya, gerakan tersebut telah menunjukkan hasil positif. Selama pelaksanaan program sebelumnya pada bulan Ramadan, sekolah-sekolah berhasil mengumpulkan hampir empat ton sampah bernilai jual yang tidak berakhir di tempat pembuangan akhir.


        “Melalui program ini kami ingin membangun kebiasaan memilah sampah sejak dini. Anak-anak tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyar

        Graono Digital Printing Dukung Kuda Putih Cup 3, Wujudkan Sinergi Usaha Lokal dan Pembinaan Catur Pelajar

          0

          LUMAJANG – Gardanusantaranews,com/Dukungan terhadap pengembangan olahraga catur pelajar terus bertambah. Graono Digital Printing Lumajang resmi menjadi sponsor ajang Lomba Catur Pelajar Kuda Putih Cup 3 Tahun 2026 yang akan digelar pada 14 Juni 2026.

          Sebagai penyedia jasa percetakan digital di Kabupaten Lumajang, Graono melayani beragam kebutuhan, mulai dari banner, spanduk, backdrop, baliho, stiker, sablon kaos, hingga jersey dan perlengkapan branding event. Kualitas produk dan layanan cepat menjadikan Graono mitra terpercaya berbagai kegiatan.

          Melalui dukungan ini, Graono berperan menyukseskan turnamen yang diikuti ratusan pelajar dari berbagai sekolah. Kehadiran sponsor tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan publikasi dan perlengkapan, tetapi juga menjadi wujud sinergi nyata antara pelaku usaha lokal dengan dunia pendidikan dan olahraga.

          CEO Graono Digital Printing, Erik Muhaeri, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.
          “Kami sangat mengapresiasi Kuda Putih Cup 3. Catur bukan hanya olahraga, tetapi juga melatih kecerdasan, strategi, dan karakter. Kami berharap dukungan ini memotivasi pelajar untuk berprestasi dan menjauhi hal-hal negatif,” ujar Erik.

          Selain di bidang pendidikan dan olahraga, Graono juga aktif mendukung event besar di Lumajang. Salah satunya sebagai sponsor utama kegiatan Hari Bhayangkara Polres Lumajang “Gowes Bareng” pada 21 Juni 2026, dengan menyediakan kebutuhan cetak dan perlengkapan acara.

          Panitia Kuda Putih Cup 3 mengapresiasi kontribusi Graono Digital Printing sebagai sponsor resmi. Kolaborasi ini diharapkan berlanjut guna mencetak generasi muda Lumajang yang cerdas, sportif, dan berprestasi melalui olahraga catur.( JOE).

          Polres Pasuruan Ajak Generasi Muda Gereja GBIS Perangi Bahaya Narkoba Dan Miras

            0

            Pasuruan -Gardanusantaranews,,com/Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti ibadah Minggu pagi di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Hosana Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu, 7 Juni 2026. Di tengah semangat kebersamaan jemaat, hadir sosok dari kepolisian yang membawa pesan penting bagi masa depan generasi muda. Mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.35 WIB, KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos memenuhi undangan jemaat untuk memberikan pencerahan dalam khotbah Minggu pagi bertema memerangi narkoba dan Miras demi menyelamatkan kehidupan generasi muda, khususnya para pemuda gereja.

            Kehadiran jajaran kepolisian di tengah rumah ibadah bukan sekadar bentuk silaturahmi, melainkan bagian dari upaya pembinaan dan penyuluhan melalui pendekatan Cooling System yang menyejukkan kehidupan sosial masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, KBO Binmas Polres Pasuruan menegaskan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian melalui langkah nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga.

            Dengan bahasa yang lugas namun mudah dipahami, Iptu Bambang Hariyadi mengajak para generasi muda jemaat untuk mengenal lebih dekat bahaya narkoba yang kini menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Melalui tayangan slide proyektor, jemaat diperlihatkan berbagai jenis narkoba dari Golongan I, II, hingga III, lengkap dengan nama dan gambarnya, seperti ganja, heroin, morfin, kokain, sabu, dan ekstasi. Penjelasan itu diberikan secara rinci agar generasi muda mampu mengenali serta menjauhi ancaman yang dapat merusak masa depan mereka.

            Tak hanya mengenalkan jenis-jenis narkoba, penyuluhan tersebut juga mengupas dampak buruk yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan zat terlarang, mulai dari kerusakan kesehatan fisik dan mental hingga hancurnya masa depan seseorang. Dengan penuh perhatian, KBO Binmas juga memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan serta cara membentengi diri agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

            Menariknya, penyampaian materi tidak hanya berhenti pada pendekatan hukum dan kesehatan semata. Dalam suasana yang sarat nilai spiritual, Iptu Bambang turut menyelipkan pesan-pesan moral melalui ayat-ayat dalam Injil Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru yang mengingatkan tentang larangan mabuk-mabukan dan perilaku yang merusak tubuh serta kehidupan. Pendekatan ini membuat materi terasa lebih dekat dengan kehidupan jemaat dan semakin mudah diterima oleh para peserta yang hadir.

            Kehangatan acara semakin terasa ketika sesi tanya jawab interaktif dibuka untuk seluruh jemaat, para pemuda gereja, pendeta, hingga guru-guru pelayanan ibadah. Dialog berlangsung akrab, penuh antusiasme, sekaligus menjadi ruang berbagi pemahaman mengenai bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Interaksi tersebut menciptakan suasana yang hidup, menunjukkan kuatnya kepedulian bersama dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif zaman.

            Di akhir kegiatan, Pendeta Otniel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Binmas Polres Pasuruan atas kepedulian dan kesediaannya meluangkan waktu memberikan penyuluhan kepada jemaat gereja. Harapan besar pun tumbuh dari kegiatan ini, agar seluruh jemaat, khususnya generasi muda, semakin memahami bahaya narkoba, berani menolak peredarannya, serta menjadi bagian dari gerakan bersama dalam memerangi narkoba demi masa depan yang lebih baik.

            Pak Bhabin Penggerak Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Jagung di Wilayah Hukum Polres Pasuruan

              0

              PASURUAN Gardanusantaranewscom– Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat Desa

              Hal itu juga dilakukan oleh Polres Pasuruan Polda Jawa Timur yang memaksimalkan fungsi Bhabinkamtibmas menjadi pelopor sekaligus penggerak masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian jagung di wilayah binaannya.

              Begitu pula seperti dilaksanakan oleh Aiptu Eki Bhabinkamtibmas winongan , Polsek winongan
              yang tak hanya sambang warga untuk himbauan kamtibmas, namun juga menggelorakan swasembada pangan.

              Aiptu Eki juga sering membantu pemeliharaan tanaman jagung di lahan pertanian seluas 1 hektar milik petani setempat.

              “Kami ingin warga tani di sini tetap semangat untuk mewujudkan swasembada pangan, makanya kami senantiasa memberikan pendampingan,” ungkap Aiptu Suwandi,

              Selain mendampingi proses budidaya, Aiptu Suwandi juga berperan aktif menggerakkan kolaborasi antar petani agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan.

              Menurut Aiptu Eki, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat dari tingkat lokal.

              “Kami sebagai mitra petani dalam mendukung program pemerintah, termasuk ketahanan pangan, terus memanfaatkan lahan produktif, sekaligus meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani,” pungkas Aiptu Eki,

              Ia menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan mulai dari tahap penanaman, perawatan hingga menjelang panen.

              Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan hasil produksi pertanian di Desa Winongan terus meningkat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

              Sementara itu, warga tani setempat mengapresiasi dukungan yang diberikan Bhabinkamtibmas Desa winongan

              Menurutnya, kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian memberikan motivasi tersendiri bagi petani untuk terus mengelola lahan secara optimal.

              Hasil panen jagung nantinya direncanakan langsung dipasarkan kepada tengkulak dan sebagian akan masuk ke tahap pengeringan sebelum diserap oleh pihak pabrik.

              Skema tersebut diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian sekaligus menjaga stabilitas pasokan komoditas jagung di wilayah hukum Polres Pasuruan.

              Melalui pendampingan yang konsisten, Aiptu Eki menunjukkan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, tetapi juga menjadi penggerak kolaborasi sosial yang produktif.

              Sinergi antara Polri, petani, dan masyarakat ini menjadi contoh nyata upaya preemtif dalam mendukung ketahanan pangan, memperkuat kemandirian ekonomi warga, serta mewujudkan lingkungan yang aman, sejahtera, dan berdaya saing.

              PENYERAHAN SK PENGANGKATAN PNS DAN PENGAMBILAN SUMPAH/JANJI PNS

                0

                CIMAHI,Gardanusantaranews,com/Selasa(02/06/2026)
                Pemerintah Kota Cimahi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 sekaligus melaksanakan Pengambilan Sumpah/Janji PNS di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, Selasa (2/6/2026), di Cimahi Techno Park. Sebanyak 127 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi diangkat menjadi PNS setelah menyelesaikan masa percobaan dan seluruh tahapan yang dipersyaratkan sesuai ketentuan perundang-undangan.


                Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dan dihadiri Ketua DPRD Kota Cimahi, Kepala Kantor Regional III BKN Jawa Barat dan Banten, Sekretaris Daerah Kota Cimahi, para kepala perangkat daerah, serta keluarga peserta yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.


                Selain menyerahkan SK pengangkatan kepada 127 PNS baru, pada kesempatan yang sama juga dilakukan pengambilan sumpah/janji terhadap 23 orang PNS yang sebelumnya belum menjalani prosesi tersebut. Dengan demikian, total sebanyak 150 aparatur sipil negara mengikuti pengambilan sumpah/janji PNS.


                Ngatiyana menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PNS bukan sekadar perubahan status kepegawaian, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai pelayan masyarakat dan abdi negara.


                “Momentum ini merupakan hasil dari perjuangan panjang yang telah saudara tempuh. Namun perlu dipahami bahwa menjadi PNS bukanlah garis akhir, melainkan titik awal perjalanan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.


                Ia menjelaskan, para peserta yang diangkat menjadi PNS telah melalui masa percobaan sekurang-kurangnya satu tahun, mengikuti pelatihan dasar, serta memenuhi berbagai persyaratan administrasi dan kesehatan sebelum akhirnya memperoleh status penuh sebagai PNS.


                Menurut Ngatiyana, mayoritas PNS yang diangkat tahun ini berasal dari generasi muda, termasuk Generasi Z, yang memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi dan adaptasi terhadap perubahan. Potensi tersebut diharapkan mampu menjadi energi baru bagi birokrasi Pemerintah Kota Cimahi dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.


                “Kehadiran saudara merupakan kekuatan baru bagi Pemerintah Kota Cimahi. Saya berharap kemampuan teknologi, kreativitas, dan semangat inovasi yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berkualitas,” katanya.


                Ngatiyana juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan loyalitas terhadap negara. Ia mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa berpedoman pada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta nilai-nilai Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas.


                “ASN harus bekerja untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi. Pegang teguh aturan, jaga integritas, dan jadikan Panca Prasetya Korpri sebagai roh dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.


                Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Cimahi untuk terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur. Menurutnya, ASN yang baru diangkat perlu terus mengembangkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan agar mampu menjawab tantangan birokrasi di masa depan.


                “ASN hari ini adalah pemimpin birokrasi 20 tahun mendatang. Karena itu kami membuka kesempatan bagi ASN untuk terus belajar, melanjutkan pendidikan, dan meningkatkan kapasitas diri demi kemajuan organisasi dan pelayanan publik,” ujarnya.


                Sebanyak 127 PNS yang menerima SK pengangkatan berasal dari berbagai perangkat daerah, di antaranya Inspektorat, Sekretariat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta sejumlah perangkat daerah lainnya.


                Pemerintah Kota Cimahi berharap kehadiran para PNS baru dapat memperkuat kualitas birokrasi, mempercepat transformasi pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya visi Kota Cimahi yang MANTAP (Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, da

                Elf Vs Sepeda Supra di Jalan Desa Tunjung Randuagung Korban Alami Luka Berat

                  0

                  Lumajang,– Gardanusantaranews,com/Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan kendaraan minibus terjadi di jalan umum wilayah Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jumat (05-06-2026) sekitar pukul 03.55 WIB. Akibat kejadian tersebut, seorang pengendara motor mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

                  Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, IPDA Dendy, menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan Sepeda Motor Honda Supra hitam bernomor polisi P-6033-TO yang dikendarai Khusnul Hotimah (42), warga Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, dengan Kendaraan Minibus Isuzu Elf putih bernomor polisi M-7312-V yang dikemudikan Imam Safi’i (37), warga Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.

                  “Berdasarkan dari hasil olah tempat kejadian perkara, (TKP)sepeda motor Honda Supra berjalan dari arah timur Menuju arah ke barat. Saat melintas di jalan yang menikung ke kiri, pengendara diduga kurang memperhatikan kondisi jalan dan kurang waspada sehingga terlalu ke kanan,” tutur IPDA Dendy.

                  Akibatnya, sepeda motor tersebut mengalami tabrakan dengan kendaraan lain Isuzu Elf yang melaju dari arah berlawanan, yakni dari barat ke timur.

                  “Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas antara kedua kendaraan tersebut,”terangnya.

                  Dalam insiden tersebut Khusnul Hotimah mengalami luka pada bagian kepala dan kaki. Korban kemudian dilarikan dan mendapatkan perawatan di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

                  “Pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan pengemudi minibus tidak mengalami luka,” jelas IPDA Dendy.

                  Dari hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa faktor utama penyebab kecelakaan diduga karena pengendara sepeda motor kurang waspada dan kurang memperhatikan kondisi jalan saat melintas di tikungan.

                  “Analisa sementara menunjukkan pengendara sepeda motor kurang memperhatikan situasi jalan dan tidak menjaga posisi kendaraannya sehingga masuk ke jalur kanan dan menyebabkan terjadinya kecelakaan,” terangnya.

                  Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.

                  Pasca kejadian, petugas Satlantas Polres Lumajang telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari mendatangi dan mengolah TKP, mencari serta memeriksa saksi, mengamankan barang bukti, hingga mengajukan permintaan Visum Et Repertum kepada rumah sakit untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

                  “Petugas piket laka langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penanganan sesuai prosedur guna memastikan penyebab kecelakaan dapat diketahui secara jelas,” pungkas IPDA Dendy.(Djk.P)

                  RSUD Hariyoto Lumajang Berikan Pelayanan Terbaiknya Untuk Pasien

                    0

                    Lumajang, — Gardanusantarnews,com/RSUD Dr. Haryoto Lumajang Selalu memberikan layanan terbaiknya, yang beralamatkan di Jalan Basuki Rahmat No. 5 kecamatan Lumajang, terus Menunjukan keramah taman dalam pelayanannya, tentunya penuh dengan semangat profesional.

                    Sutama warga Dsn kebondeli utara desa/sumberwuluh Candipuro. Memberikan aspresiasi dan- mengucapkan rasa terimakasih atas pelayanan yang diberikan oleh petugas rumah sakit mulai dari perawat, dokter hingga satpam pun juga ikut membantu saat dirinya datang ke RSUD Hariyoto tersebut dan dibantu menuju kursi roda yang sudah disiapkan untuk pasien.

                    Sutama sempat bercerita sedikit,pada saat itu sedang menglami sakit di kakinya, dan sangat urgent sehingga langsung ambil inisiatif untuk pemeriksaan ke rumah sakit dr Haryoto, dan sesampainya di sana pelayanannya cukup baik, dimulainya dari pemeriksaan awal, pengurusan administrasi, walaupun saya kesana menggunakan BPJS.

                    ” Kami sekeluarga ucap syukur Alhamdulillah di ruang pendaftaran Hingga penanganan langsung tidak ada yang dibedakan semua di berikan pelayanan yang sama tiada perbedaan terhadap pasien,” terangnya.

                    Kira kira kurang lebihnya 1 jam akhirnya saya mendapatkan kamar, ini merupakan kisah saya atas pelayanan yang baik dari rumah  sakit Dr Haryoto Lumajang.

                    Etos kerja dan Profesional terus dibuktikan oleh Jajaran RSUD Dr Haryoto Lumajang kami sudah mengalami dalam pelayanan terbaiknya,”tutup Sutama dalam curhatanya disaat masuk RSUD hariyoto lumajang(Djk.P)