Blitar – Gardanusantaranews,com/Peringatan HUT RI ke 81 dan Milad EL – SALMA HMC Blitar ke 13 dan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke 702 di Pendopo Sasana Adhi Praja bekerjasama dengan Persatuan Wanita Olah Raga Seluruh Indonesia ( Perwosi ) Kabupaten Blitar, menggelar lomba fashion show batik dan lomba mewarna ibu dan anak. Lomba diikuti peserta mulai jenjang pendidikan Paud hingga Sekolah Lanjutan Atas se Kabupaten Blitar.
Dikemukakan oleh ketua EL – SALMA, Fauziah Lamee kepada wartawan menyampaikan
Komunitas EL – SALMA HMC Blitar merupakan wadah bagi para muslimah dan ibu-ibu berhijab di Blitar yang aktif bergerak di bidang keagamaan, sosial, serta kebudayaan.
Beberapa poin penting mengenai organisasi ini
meliputi : fokus kegiatan dengan menggelar aksi sosial (seperti Jumat Berbagi dan motivasi ke lapas anak), pengajian, serta pelestarian budaya lokal.
Event tahunan : Rutin mengadakan kegiatan fashion show, lomba mewarnai ibu dan anak, serta kampanye promosi batik khas Blitar. Kolaborasi Pemerintah : Sering bekerja sama dengan jajaran Pemkab Blitar dan organisasi wanita daerah seperti Perwosi Kabupaten Blitar dalam menyelenggarakan event besar.
” Tak sekedar menyelenggarakan event semata yang mengenalkan produk hand ycraft namun kelompok ini juga berperan sebagai wadah organisasi sosial kemasyarakatan dan memperkenalkan produk unggulan Kabupaten Blitar ke dunia Internasional,” ungkapnya.
Tak hanya menampung dan berkegiatan ibu – ibu sosialita saja, Fauziah juga menyebut organisasi EL – SALMA hingga usia ke 13 tahun ini juga sangat peduli dengan berbagi kepada fakir miskin, lansia, juga yatim piatu.
” Seperti kegiatan sosial peduli bencana seperti bakti sosial korban bencana alam kemarin, kami selalu bergerak cepat dengan hasil donasi hasil arisan anggota,” terangnya.
Sisi lain, Ketua Persatuan Wanita Olah Raga Seluruh Indonesia Kabupaten Blitar
Hj. Arina Andriani Beky Herdihansah sangat mengapresiasi kegiatan yang di gelar oleh EL – SALMA Kabupaten Blitar.
Menurutnya, perayaan Milad EL – SALMA tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk berkreasi.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan EL – SALMA. Mereka tidak hanya merayakan ulang tahun, tetapi ingin memberikan manfaat dan menjadi wadah bagi masyarakat, terutama generasi Kabupaten Blitar untuk berkreasi dan mengekspresikan diri,” katanya.
Arina menilai pengenalan batik khas Blitar, khususnya Cakrapalah, kepada anak-anak sejak usia dini penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.
“Yang penting mereka percaya diri membawakan budaya Blitar dengan batiknya, yaitu Cakrapalah. Dikenalkan sejak usia dini supaya bagus untuk generasi mendatang. Kami tentu mendukung kegiatan yang bermanfaat seperti ini,” pungkasnya.( Rls/San)






