Mahasiswa KKN 97 UINSA Resmi Mengabdi di Desa Orobulu, Siap Dampingi Pengembangan BUMDes Selama 40 Hari

0
7

Pasuruan – Gardanusantaranew,com/Sebanyak 17 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya yang tergabung dalam Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 97 resmi memulai pengabdian di Desa Orobulu, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Pemerintah Desa Orobulu dalam agenda penerimaan mahasiswa KKN yang berlangsung di balai desa setempat.

Selama 40 hari ke depan, mahasiswa KKN 97 akan melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada pendampingan dan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu upaya mendukung kemandirian ekonomi desa.

Program tersebut diharapkan mampu mendorong optimalisasi potensi lokal sekaligus memperkuat peran BUMDes sebagai motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Iklan

Kegiatan KKN ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Muchammad Helmi Umam, S.Ag., M.Hum., dosen tetap Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Adapun struktur kepengurusan kelompok terdiri atas Mohammad Imrul Qois sebagai Koordinator Desa (Kordes), Anis Nuraini sebagai Wakil Koordinator Desa (Wakordes), Yuliana Damayanti sebagai Sekretaris, dan Anisa Fitriyatur Rochmah sebagai Bendahara.

Iklan

Sebagai sarana dokumentasi sekaligus publikasi kegiatan kepada masyarakat luas, mahasiswa KKN 97 juga telah meluncurkan akun media sosial Instagram dan TikTok dengan nama pengguna @kkn.97.orobulu.

Melalui platform tersebut, masyarakat dapat mengikuti berbagai aktivitas, program kerja, hingga perkembangan pengabdian yang dijalankan selama masa KKN berlangsung.

Kepala Desa Orobulu, Saikhu, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa UINSA yang akan mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Ia menyatakan bahwa pemerintah desa siap mendukung seluruh program kerja yang dirancang mahasiswa agar dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami menyambut dengan senang hati kehadiran adik-adik mahasiswa KKN dari UINSA. Pemerintah desa beserta seluruh perangkat siap membantu pelaksanaan program yang telah disusun. Jika membutuhkan koordinasi dengan RT, RW, maupun lembaga desa lainnya, kami akan mendukung sepenuhnya,” ujarnya.

Saikhu juga berpesan agar para mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat selama menjalankan pengabdian.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Menurutnya, lingkungan yang bersih dan tertata menjadi salah satu indikator kemajuan desa sekaligus mencerminkan semangat gotong royong warga.

“Kebersihan desa merupakan tanggung jawab bersama. Saya berharap perangkat desa, RT, RW, BPD, dan seluruh masyarakat dapat terus bersinergi menjaga lingkungan agar tetap bersih, nyaman, dan layak huni,” tuturnya.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, program KKN 97 UINSA diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi pengembangan Desa Orobulu.

Kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga menjadi jembatan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.(Mar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini