Audiensi SMAN 1 Genteng Menemui Kebuntuan, R.A.M.P.A.S Persiapkan RDP Bersama DPRD Banyuwangi.

0
19

Banyuwangi – (Garda Nusantara News,com/Audiensi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 1 Genteng kembali memantik sorotan publik setelah R.A.M.P.A.S (Ruang Aliansi Masyarakat Peduli Anak Sekolah) menilai forum tersebut tidak memberikan jawaban substantif atas enam pertanyaan kunci yang mereka ajukan.

Dalam pernyataan kerasnya, Humas R.A.M.P.A.S, R. Irawan, bahkan menyebut pihak termohon audiensi yakni Kepala Sekolah SMAN 1 Genteng dan perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Banyuwangi, tidak menguasai materi pertanyaan yang berkaitan dengan hal-hal mendasar mengenai Petunjuk Teknis (Juknis) SPMB Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

“Menurut hemat kami pihak termohon audiensi kurang menguasai materi pertanyaan terkait Juknis SPMB Prov. Jatim tahun 2026 yang kami lontarkan, dugaan kami pihak termohon tidak menduga sebelumnya bahwa pertanyaan yang kami lontarkan bakalan begitu mendasar,” tegas R. Irawan.

Iklan

Menurut R.A.M.P.A.S, jalannya audiensi hanya berisi pengulangan penjelasan teknis seputar Jalur Domisili Reguler, Domisili Sebaran, serta Jalur Nilai Prestasi Akademik, tanpa menjawab substansi persoalan yang menjadi inti pertanyaan masyarakat.

“Sepanjang audiensi kami hanya disuguhi pemaparan yang diulang-ulang seolah kami tak memahami Juknis SPMB Prov. Jatim, hingga substansi dari keenam pertanyaan yang kami lontarkan justru teralihkan dan tak terjawab,” lanjutnya.

Iklan

R.A.M.P.A.S menegaskan bahwa sejak awal pihaknya tidak menuntut perlakuan khusus terhadap hasil seleksi, dan menyatakan dapat menerima apabila peserta didik tidak lolos Jalur Domisili Reguler. Namun, hal itu disertai syarat adanya penjelasan terbuka dari pihak panitia SPMB maupun narasumber dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Banyuwangi.

“Padahal sedari awal sudah kami tekankan, atas kesepakatan para calon wali murid, kami sampaikan bahwa kami siap legowo jika anak-anak kami tak memenuhi kriteria ketentuan Jalur Domisili Reguler yang ditetapkan pada sistem SPMB 2026, bila kami mendapatkan penjelasan atas pertanyaan-pertanyaan yang kami lontarkan tadi,” ujar R. Irawan.

Kebuntuan dalam audiensi tersebut membuat R.A.M.P.A.S memantapkan langkah para wali murid untuk menempuh jalur penyampaian aspirasi ke pihak legislatif. Mereka menyebut akan membawa persoalan ini ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Banyuwangi, guna mendapatkan kejelasan terkait nasib peserta didik yang terdampak.

“Kami akan bawa kebuntuan audiensi ini ke forum RDP secara tertutup di DPRD Kabupaten Banyuwangi. Kesepuluh anak asli Gentengkulon ini harus mendapatkan hak mereka untuk memperoleh pendidikan terbaik, sesuai minat yang terlanjur terpatri di angan-angan mereka,” tegasnya.

Kabar terkait tidak lolosnya 10 anak yang berasal dari desa yang sama dengan SMAN 1 Genteng tersebut kini tidak lagi dipandang sebatas hasil pemeringkatan Jalur Domisili semata. Sorotan publik berkembang ke arah yang lebih luas, yakni menyangkut transparansi dan mekanisme Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya pada skema Jalur Domisili Reguler yang dinilai masih menyisakan banyak pertanyaan di masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Banyuwangi serta Kepala SMA Negeri 1 Genteng belum memberikan tanggapan lanjutan atas hasil audiensi yang digelar bersama R.A.M.P.A.S pada Jumat (19/06/2026) pagi waktu setempat.

Lebih lanjut, R.A.M.P.A.S juga menegaskan bahwa dalam audiensi tersebut mereka mengajukan enam pertanyaan utama yang dinilai belum memperoleh jawaban komprehensif, yaitu:

  1. Efektivitas Implementasi Jalur Domisili dalam Mewujudkan Tujuan SPMB.
  2. Kuota Prioritas Wilayah Desa dalam Skema Rayonisasi SPMB.
  3. Cakupan Wilayah Domisili Reguler dalam Sistem Rayon SMA Negeri 1 Genteng.
  4. Hakikat SPMB: Seleksi Akademik atau Pemerataan Akses Pendidikan.
  5. Hakikat SPMB: Seleksi Akademik atau Pemerataan Akses Pendidikan.
  6. Ruang Solusi Administ

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini